Diberdayakan oleh Blogger.

20 Jul 2017

Tag:

Pendahuluan: Pembelajaran Berbasis Komputer

Teknologi informasi dan komunikasi telah berkembang seiring dengan globalisasi, sehingga interaksi dan penyampaian informasi akan berlangsung dengan cepat. Pengaruh globalisasi ini dapat berdampak positif dan negatif pada suatu negara. Orang-orang dari berbagai belahan dunia dapat saling bertukar informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi. Tapi di lain pihak, hal ini menimbulkan digital-divide yaitu perbedaan mencolok antara yang mampu dan yang tidak mampu dalam akses penggunaan ICT.  

Persaingan yang terjadi pada era globalisasi ini menumbuhkan kompetisi antar bangsa, sehingga menuntut adanya pengembangan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan adalah salah satu hal penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Bagi pemerintah hal ini menjadi tantangan dalam meningkatkan mutu sistem pendidikan. Sedangkan bagi guru merupakan tantangan untuk dapat mengintegrasikan teknologi komputer dalam sistem pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat lebih berkualitas, bermakna, dan menyenangkan.  

Indonesia adalah salah satu negara yang berusaha mengurangi digital divide di antara penduduknya melalui penggunaan teknologi komputer dalam berbagai bidang kehidupan. Kebijakan pemerintah atas penggunaan TIK didasarkan pada Keppres No. 50/2000 tentang Pengadaan Team Koordinasi Telematika Indonesia. Telematika adalah kepanjangan dari Teknologi Telekomunikasi, Media dan Informatika yang mengacu pada pemanfaatan TIK dalam berbagai sektor dan aspek kehidupan. Team tersebut terdiri dari semua menteri yang termasuk Menteri Pendidikan Nasional. Tugas tim tersebut adalah merealisasikan kebijakan pemerintah tentang pelaksanaan Telematika, di antaranya yaitu merumuskan tahapan dan prioritas dalam pengembangannya, monitoring dan mengontrol pelaksanaannya dan melaporkan hasil pelaksanaannya kepada Presiden.  

Dalam sektor pendidikan ada juga suatu program Telematika Pendidikan atau pemanfaatan TIK dalam pendidikan yang juga dikenal e-education. Ada suatu kelompok kerja yang bertanggung jawab untuk  
mengembangkan program e-education. di bawah naungan Menteri Pendidikan Nasional. Dalam pelaksanaannya. kelompok kerja tersebut telah menyusun rencana kerja selama lima tahun untuk pengembangan dan pelaksanaan e-education yang tujuannya adalah: (a) mengembangkan lCT network untuk umum dan universitas seperti riset dan pendidikan network di Indonesia. (b) mempersiapkan suatu rancangan pengembangan sumber daya manusia dalam mengaplikasikan ICT; (c) mengembangkan dan menerapkan kurikulum dan pembelajaran berbasis ICT; (d) Menggunakan ICT sebagai suatu bagian dari kurikulum dan pembelajaran di sekolah, universitas, dan pusat-pusat pelatihan (e) mengadakan program yang berhubungan dengan pendidikan dengan mengikutsertakan sekolah-sekolah dalam pembelajaran seluas-luasnya; (f) memfasilitasi penggunaan internet dengan efisien dalam proses pembelajaran.  

Pengenalan tentang teknologi komputer dan aplikasinya sebaiknya dimulai semenjak masa anak-kanak, tidak membeda-bedakan dan diberikan pada semua jenjang pendidikan, sehingga telematika dapat menjadi suatu bagian penting dari sistem pendidikan. Kurikulum dan pembelajaran di sekolah secara berangsur-angsur harus mampu mengintegrasikan terhadap penggunaan teknologi komputer dalam kegiatan pembelajaran.  

Penggunaan TIK dalam dunia pendidikan dikenal dengan computer-based instruction dan e-learning atau web based learning. E-learning di Indonesia telah dikembangkan di bawah naungan Program Telematika Pendidikan atau program e-education. Hal ini digunakan pada segala bentuk teknologi komunikasi untuk menciptakan, mengelola, dan memberikan informasi. e-education berhubungan dengan pemanfaatan media komunikasi dan teknologi informasi, seperti komputer, internet, telepon, televisi/video, radio, dan alat bantu audiovisual lainnya yang digunakan dalam pendidikan.  
Berkaitan dengan pemanfaatan e-learning difokuskan pada pemanfaatan komputer. Hal ini dikarenakan pemanfaatan komputer dalam pendidikan telah sangat meluas dan menjangkau berbagai kepentingan. Diantara pemanfaatanya adalah untuk kepentingan pembelajaran yaitu untuk membantu para guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Terkait dengan peningkatan mutu pembelajaran secara garis besar komputer dimanfaatkan dalam dua macam penerapan yaitu dalam bentuk pembelajaran dengan bantuan komputer atau Computer Assisted Instruction (CAI) dan pembelajaran berbasis komputer atau Computer Based Instruction (CBI). Dalam banyak hal kedua penerapan dalam pemanfaatan komputer untuk pembelajaran ini adalah sama. Perbedaan yang menonjol diantara keduanya terletak pada fungsi perangkat lunak (software) yang digunakan. Pada CAI perangkat lunak yang digunakan berfungsi membantu guru dalam proses pembelajaran, seperti sebagai multimedia, alat bantu dalam presentasi maupun demonstrasi dalam pelaksanaan pembelajaran. Sementara dalam Pembelajaran Berbasis Komputer, komputer digunakan sebagai perangkat sistem pembelajaran, bahkan sistem pembelajaran dilaksanakan secara individual (individual learning) dan mandiri serta menerapkan prinsip belajar tuntas (masreiy learning) dan individual learning 

Memasuki abad ke-21 sekarang ini teknologi komputer sangat dirasakan kebutuhan dan kepentingannya untuk perbaikan dan peningkatan kualitas Pembelajaran. Melalui Pemanfaatan teknologi tersebut kita dapat meningkatkan kualitas SDM dan IPM, yaitu dengan cara membuka lebarlebar terhadap akses ilmu pengetahuan dan penyelenggaraan pendidikan bermutu. Terutama penerapan high tech dan high touch approach. Sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi memberikan jangkauan yang luas, cepat, efektif, dan efisien terhadap penyebarluasan informasi ke berbagai penjuru dunia. Teknologi informasi berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan komunikasi dan teknologi yang menunjang terhadap praktek kegiatan pembelajaran. Pembelajaran berbasis komputer (PBK), pembelajaran berbasis web (e-Iearning), Pembelajaran berbantukan komputer (CAI), pembelajaran berbasis Audio-visual adalah bentuk-bentuk aplikasi teknologi komputer yang diterapkan dalam pembelajaran. Kegiatan pembelajaran merupakan kegiatan yang paling pokok dalam keseluruhan proses pendidikan. Hal ini berarti bahwa pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung kepada bagaimana proses pembelajaran dikemas dan dirancang secara tepat dan profesional. Setiap kegiatan pembelajaran selalu melibatkan dua pelaku aktif, yaitu guru dan siswa. Guru sebagai pengajar merupakan pencipta kondisi belajar yang kondusif bagi siswa. Pembelajaran harus didesain/ dirancang secara sistematik, sistematis dan berkesinambungan. Sedangkan siswa sebagai peserta didik merupakan pihak yang merespons dan menikmati kondisi belajar yang diciptakan guru tersebut.  

Perpaduan dari kedua unsur manusiawi ini melahirkan interaksi edukatif dengan memanfaatkan bahan, media, dan sumber belajar sebagai medium-nya. Pada kegiatan pembelajaran, guru dan siswa saling mempengaruhi dan memberi masukan. Karena itulah kegiatan pembelajaran harus menjadi aktivitas yang hidup, sarat nilai dan senantiasa memiliki tujuan yang jelas. Perkembangan teknologi komputer telah memberikan kontribusi terhadap terjadinya revolusi dalam berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan.  

Sebagaimana di kemukakan Eric Ashby (1972) yang menyatakan bahwa dunia pendidikan telah memasuki revolusinya yang kelima. Revolusi pertama terjadi ketika orang tua menyerahkan pendidikan anaknya kepada seorang guru di sekolah. padepokan, paguron, dan pesantren. Revolusi kedua terjadi ketika ditemukan dan digunakannya tulisan untuk keperluan pembelajaran Revolusi ketiga terjadi seiring dengan ditemukannya mesin cetak, sehingga materi dan sumber belajar dapat disajikan melalui media cetak seperti buku, modul, majalah, jumal dan sebagainya. Revolusi keempat terjadi ketika ditemukan dan digunakannya perangkat elektronik. Sehingga pembelajaran dapat dikemas melalui media elektronik, seperti: radio, tape recorder, dan media televisi untuk memudahkan dan memvariasikan proses pembelajaran. Revolusi kelima, seperti saat ini, yaitu dengan ditemukan dan dimanfaatkannya komputer dan internet dalam kegiatan pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat lebih bervariasi seperti dengan menggunakan multimedia interaktif berbasis komputer (pembelajaran berbasis komputer), pembelajaran berbasis web/internet seperti: e-learningblended learning, m-learningm-library, e-book, e-journal dan sebagainya.
  
Salah satu permasalahan pendidikan yang menjadi prioritas untuk segera dicari pemecahannya adalah masalah kualitas pendidikan, khususnya kualitas pembelajaran. Dari berbagai kondisi dan potensi yang ada, upaya yang dapat dilakukan berkenaan dengan peningkatan kualitas di sekolah adalah mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik (children center) dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang berkelanjutan.  

Seiring dengan berkembangnya teknologi komputer berikut infrastruktur penunjangnya, upaya peningkatan mutu pendidikan di atas antara lain dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi komputer dalam suatu sistem yang dikenal dengan pembelajaran berbasis komputer dan pembelajaran berbasis web (e-learning). Pembelajaran tersebut merupakan suatu sistem yang dapat memfasilitasi guru dan siswa belajar secara menantang, mandiri, bervariasi, dan menyenangkan. Melalui fasilitas yang disediakan oleh sistem tersebut, guru dan siswa dapat belajar kapan dan di mana saja tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Bahan dan sumber belajar yang dapat mereka pelajari lebih bervariasi, tidak hanya dalam bentuk sajian verbal/kata-kata (ceramah), tetapi dapat lebih kaya dengan variasi multimedia dan multi-sumber seperti media visual, audio, dan audio-visual (AVA) serta digital konten yang tidak terbatas dalam internet/web.
Sumber Rujukan
Rusman. (2012). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Bandung: Alfabeta. 

Mengenai Restu Bias Primandhika

Halo, Saya Restu, seorang insinyur multimedia yang kini juga aktif dalam ranah pendidikan bahasa. Bermusik adalah hobi saya hingga sekarang. Selain itu, saya mempunyai ketertarikan di bidang videography, fotografi dan desain. Disinilah tempat saya berbagi seni visual, musik dan segala pemikiran saya.

0 Komentar:

Posting Komentar

 

Sponsor