Diberdayakan oleh Blogger.

24 Okt 2016

Tag:

Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris

Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika Sekolah Menengah: Mengenal Angka dan Simbol dalam Bahasa Inggris


oleh Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd. dan Restu Bias Primandhika, S.S



Hal yang paling mendasar dalam matematika adalah mengenal angka serta simbol-simbol operasinya. Pengucapan angka & simbol dalam Bahasa Indonesia mungkin sudah tidak menjadi kesulitan bagi pelajar matematika. Untuk memulai mempelajari cara menulis dan mengucapkannya dalam Bahasa Inggris, berikut adalah istilah-istilah Bahasa Inggris untuk angka dan simbol:

Angka Dasar (Basic Number)

Dimulai dengan mengenal angka satu digit:
  1. Satu = One
  2. Dua = Two
  3. Tiga = Three
  4. Empat = Four
  5. Lima = Five
  6. Enam = Six
  7. Tujuh = Seven
  8. Delapan = Eight
  9. Sembilan = Nine
dan Nol yaitu Zero, atau dalam penyebutan-penyebutan tertentu kadang diucapkan /o/, 502 yang dibaca Five o' Two. Selanjutnya yaitu angka dua digit yang dalam Bahasa Inggris disebut dengan dozens, yang berarti puluhan/belasan. Angka dua digit ini dimulai dari 10~99:
  • 10. Sepuluh = Ten (Kesalahan umum pada penulisan: Teen)
  • 11. Sebelas = Eleven
  • 12. Dua Belas = Twelve (Kesalahan umum pada penulisan: Twoteen)
  • 13. Tiga Belas = Thirteen (Kesalahan umum pada penulisan: Threeteen)
  • 14. Empat Belas = Fourteen
  • 15. Lima Belas = Fifteen (Kesalahan umum pada penulisan: Fiveteen)
  • 16. Enam Belas = Sixteen
  • 17. Tujuh Belas = Seventeen
  • 18. Delapan Belas = Eighteen
  • 19. Sembilan Belas = Nineteen
*Hindari kesalahan-kesalahan pada penulisan tersebut 

Hampir mirip dengan angka belasan, angka puluhan yang dimulai dari 20 (Dua Puluh) hingga 99 (Sembilan Puluh Sembilan) ini akan mempunyai kombinasi dalam penyebutan, berikut adalah contoh-contoh bilangan dua digit:
  • 20. Dua Puluh = Twelve
  • 21. Dua Puluh Satu = Twenty One
  • 22.  Dua Puluh Dua = Twenty Two
  • 34. Tiga Puluh Empat = Thirty Four (Kesalahan umum pada penulisan: Threety)
  • 47. Empat Puluh Tujuh = Forty Seven (Kesalahan umum pada penulisan: Fourty)
  • 54. Lima Puluh Empat = Fifty Four (Kesalahan umum pada penulisan: Fivety)
  • 80. Delapan Puluh = Eighty
*Hindari kesalahan-kesalahan pada penulisan tersebut
*Selengkapnya ada di presentasi di bawah
Boleh dibilang tahapan terakhir mempelajari angka adalah dalam mengenal ratusan (hundreds). Angka di ratusan ini adalah kombinasi penyebutan dari satu dan dua digit ditambah dengan istilah hundred. Salah satu contohnya adalah:
348
  • dibaca: Tiga Ratus Empat Puluh Delapan
  • dalam Bahasa Inggris: Three Hundred (300) + Forty (40) + Eight (8)
jadi, 348 dalam Bahasa Inggris diucapkan Three Hundred Forty Eight. Contoh lainnya adalah:
716
  • dibaca: Tujuh Ratus Enam Belas
  • dalam Bahasa Inggris: Seven Hundred (700) + Sixteen (16)
jadi, 716 dalam Bahasa Inggris diucapkan Seven Hundred Sixteen.

Setelah mengenal pengucapan maupun penulisan angka ratusan, maka akanlah mudah jika menuliskan jumlah angka hingga trilyunan sekalipun. Yang perlu diingat disini adalah istilah-istilah dari banyaknya nol, yaitu:

X.000 = Ribuan (Thousand)
X.000.000 = Jutaan (Million)
X.000.000.000 = Milyar (Billion)
X.000.000.000.000 = Triliyun (Trillion)

Mari langsung menuju contoh yang sangat rumit:
895.654.135.978.465
  • dibaca: Delapan ratus sembilan puluh lima triliyun, enam ratus lima puluh empat milyar, seratus tiga puluh lima juta, sembilan ratus tujuh puluh delapan ribu, empat ratus enam puluh lima.
  • dalam Bahasa Inggris:  
    • Eight hundred ninety five (895) + Trillion
    • Six hundred fifty four (654) + Billion
    • One hundred thirty five (135) + Million
    • Nine Hundred seventy eight ( 978) + Thousand
    • Four hundred (400)
    • Sixty (60)
    • Five (5)
jadi, 895.654.135.978.465 dalam Bahasa Inggris diucapkan Eight hundred ninety five trillion, six hundred fifty four billion one hundred thirty five million nine Hundred seventy eight thousand four hundred sixty five.

Nomor Urut (Ordinal Numbers)

Nomor urut digunakan untuk menunjukan posisi, rangking ataupun urutan ke-berapa. Dimulai dari:
  • Pertama - first (disingkat: 1st)
  • Kedua - second (disingkat: 2nd)
  • Ketiga - third (disingkat: 3rd)
  • Keempat - fourth  (disingkat: 4th)
  • Kelima - fifth (disingkat: 5th)
  • Keenam - sixth (disingkat: 6th)
  • Ketujuh - seventh (disingkat: 7th)
  • Kedelapan - eighth (disingkat: 8th)
  • Kesembilan - ninth (disingkat: 9th)
Untuk nomor urut dua digit, mulai dari angka 11~20, kita hanya perlu menambahkan akhiran -th saja dari angka-angka yang sudah dijelaskan diatas. Misalnya: Ke-11 menjadi eleventh/11th, Ke-17 menjadi seventeenth/17th  dan Ke-20 menjadi twentieth/20th. Lalu untuk nomor urut 20-90, kita kembali lagi mengacu pada nomor urut awal, misalnya: Ke-21 menjadi twenty-first/21st dan tidak menjadi twenty-oneth. Begitupula selanjutnya: Ke-32 menjadi twenty-second/32nd, ke-43 menjadi twenty-third. Mulai dari angka yang berujung lebih dari tiga, maka kita gunakan kembali akhiran -th, contoh: Ke-54 menjadi fifty-fourth dan Ke-327 menjadi three hundred twenty seventh/327th.

Pecahan dan Desimal (Fraction and Decimals)

1. Pecahan
Mengucapkan pecahan mempunyai istilah-istilah tersendiri serta melibatkan penggunaan istilah nomor urut. Bagian-bagian dalam pecahan meliputi: Pembilang (numerator) dan penyebut (denominator). Ada dua alternatif dalam cara menyebutkan pecahan dalam Bahasa Inggris, yang paling umum digunakan adalah kedua cara berikut ini contoh pecahan berikut:

$\frac{14}{26}$ 
  • Fourteen over twenty-six
  • Fourteen-twenty sixths
Apabila pembilang lebih nilainya dari satu, maka nomor urut harus ditambahkan 's' yang menunjukan jamak. Berbeda halnya dengan, ½ (setengah) yang bisa ditulis one over two atau one-second (second tidak menjadi seconds, karena pembilang angkanya tunggal). Istilah tersebut jarang sekali digunakan, setengah dalam Bahasa Inggris cenderung disebut half. Sedangkan ¼ (seperempat) disebut quarter atau one-fourth.

2. Desimal
Penulisan/pengucapan desimal sangatlah sederhana. Kita hanya perlu mengingat istilah (.) yang dalam desimal disebutk point atau titik. Berbeda dengan di Indonesia, desimal dipisahkan oleh koma (,). Maka dari itu, jangan sampai tertukar. Contoh sederhana dari cara menuliskan desimal dalam Bahasa Inggris yaitu:
3.14
ditulis: Three point one four, bukan three point fourteen. Jadi bisa disimpulkan bahwa angka dibelakang koma akan disebutkan satu persatu. Seperti:
24.6234
ditulis: Twenty four point six two three four.
  

Simbol (Symbol)

Tentunya simbol dalam matematika ada banyak sekali. Yang akan dijelaskan disini adalah beberapa simbol yang sering digunakan (simbol lain-lain ada di presentasi powerpoint diatas). Dimulai dari operasi matematika sederhana:

(+) (tanda jumlah: addition sign) dalam pengoprasian ditulis plus

5 + 6 = 11
Five plus six is eleven

(-) (tanda kurang: subtraction sign) dalam pengoprasian ditulis minus

7 - 6 = 1
Seven minus six is one

(×), (*), (.) (tanda kali: multiplication sign) dalam pengoprasian ditulis times

7 × 6 = 42
Seven times six is forty-two

(÷), (/) (tanda bagi: division sign) dalam pengoprasian ditulis divided by

9 ÷ 3 = 3
Nine divided by three is three

(=)  (tanda sama dengan: equal sign) dalam pengoprasian ditulis is, equals atau is equal to
8 + 2 = 10
Eight plus two is (equal{s} to) ten. Sedangkan untuk menyatakan nilai, harus diawali dengan pernyataan The value of ... yang berarti 'nilai dari.' Seperti: x+4 > 5 sedangkan  x-3 ≤ y - Dibaca: the value of x plus four is greater than five, meanwhile the value of x minus three is less than or equal to y.

(^) (perpangkatan: exponentiation) dalam pengoprasian ditulis ...raised to (the power of)...
5^2
diucapkan five raised to (the power of) two yang berarti 'lima dipangkatkan dua.' Selain itu bisa juga, dengan lebih sederhana, diucapkan five-squared yang berarti lima kuadrat. Sedangkan untuk pangkat tiga (3) bisa juga diucapkan dengan cubed. Contohnya: 53 = 125 dibaca five rasied to the power of three is one hundred twenty five atau five-cubed equals one hundred twenty five.

(√) (akar: root/radical sign) dalam pengoprasian ditulis the ... root of  ...

Dalam operasi yang menggunakan akar, kembali kita harus menggunakan nomor urut. Dimulai dari akar kuadrat (²√),
²√64 = 8
bisa dinyatakan dengan the square root of sixty four is eight, sedangkan untuk akar kubik (∛) dinyatakan dengan the cube root of ... dan untuk akar empat seterusnya, diucapkan dengan nomor urut misalnya ∜16 = 2, the fourth root of sixteen equals two.



Sumber Rujukan:
Widdiharto, Rachmadi. 2008. Pengenalan Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Matematika SMP.  Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika

Mengenai Restu Bias Primandhika

Halo, Saya Restu, seorang insinyur multimedia yang kini juga aktif dalam ranah pendidikan bahasa. Bermusik adalah hobi saya hingga sekarang. Selain itu, saya mempunyai ketertarikan di bidang videography, fotografi dan desain. Disinilah tempat saya berbagi seni visual, musik dan segala pemikiran saya.

0 Komentar:

Posting Komentar

 

Sponsor