Diberdayakan oleh Blogger.

18 Mar 2013

Tag:

Tips Upload/Mengunggah Video ke YouTube


Menggunggah atau Mengupload video ke YouTube barangkali sudah umum caranya atau diketahui banyak orang. Anda harus memiliki user di situs tersebut tentunya, untuk mengunggah video. Tombol "Upload" tersedia di bagian atas laman YouTube. Setelah mengklik tombol tersebut Anda akan di redireksikan/diarahkan ke halaman Drag & Drop video. Disana adalah halaman tempat pengguna memilih videonya untuk di seretkan dan itu akan terunggah dengan sendirinya.

Kali ini yang saya ingin bagikan ialah tips sebelum mengunggah video ke YouTube agar efektif. Boleh dibilang agar menguntungkan Anda sebagai pengunggah dan pengunjung video Anda. Apa saja keuntunganya, simaklah hal-hal yang sebaiknya Anda perhatikan sebelum mengupload:

Perlu diingatkan, Anda akan sangat memerlukan Video Converter seperti: Xilisoft VC. Bigasoft Total VC, ImTOO dll. yang berguna untuk optimalisasi video Anda.

1. Editing Video


Jika video yang ingin di unggah memuat bahagian yang kurang penting, ada baiknya Anda potong terlebih dahulu. Sesuaikan pewarnaan dan kecerahan video apabila perlu. Langkah ini tidak usah dilakukan jika ingin mendapat hasil video yang natural.

Editing dapat dilakukan menggunakan Windows Movie Maker ataupun software tertentu seperti Sony Vegas, Pinnacle dsb. Konversikanlah video Anda terlebih dahulu ke dalam format (.avi), (.mpg) atau (.wmv).

2. Ubahlah Video ke dalam Format Khusus


YouTube biasanya berharap pengunggah menyerahkan videonya dalam bentuk (.mp4). Sebetulnya format general seperti (.avi), (.wmv), (.mpg) bahkan (.3gp)  pun didukung, namun jika bukan (.mp4) YouTube akan memroses ulang video Anda sehingga menunda waktu untuk dapat ditayangkan.

3. Perhatikan Perbandingan Aspek


Perbadingan Aspek atau Aspect Ratio juga sangat berpengaruh. Aspect Ratio ialah perbandingan ukuran video. Diantaranya 4:3 (atau 1,333) untuk misal 320x240px dan kelipatanya, 16:9 (atau 1,778) untuk misal 640x360px dan kelipatanya. Masih ada rasio aspek lain seperti 1:85, 2:35, 2:39 dst.  16:9 dan 4:3 adalah Aspect Ratio yang disarankan YouTube.

4. Sesuaikan Bit Rate


Terkadang laju bit atau bitrate lah yang membuat ukuran video membengkak. Jika Anda memliki video kualitas tinggi (biasanya diatas 5000kbps) sebaiknya Anda susutkan menjadi 1000kbps sahaja. Jika Anda upload mentah-mentah dalam bitrate yang tinggi, no matter what, YouTube bagaimanapun akan menyesuaikan bitrate video Anda ketika sampai kesana. Ini bertujuan agar proses buffering para pengunjung video tidak terlalu lama.

5. Simak Kembali  video Anda


Pastikan video yang akan di upload nyaman disimak minimal oleh Anda sendiri.

Dengan menggikuti tips tersebut, keuntungan yang Anda dapat adalah:

- Waktu unggah video lebih cepat.
- Proses video untuk disebarluaskan lebih cepat.
- Menghemat bandwith (terutama untuk Anda yang berlangganan internet secara quota).
- Video yang Anda siarkan nyaman disimak.
- Berkesempatan menjadi YouTube Partner (mendapat fitur menguntungkan seperti: memilih sendiri thumbnail video, menguangkan video Anda dari Google Adsense dsb.)
- Mendapat lebih banyak pengunjung.

Nah, itulah tips yang dapat saya berikan sementara ini. Saya tahu masih banyak hal yang harus diperhatikan lebih lanjut, tapi langkah-langkah tersebut menyangkut bagian esensialnya. Maka dari itu, jika masih kurang jelas, tentu Anda dipersilahkan bertanya atau mengkoreksi tulisan saya andainya ada kesalahan.

Ada pula tips untuk optimalisasi video untuk YouTube, silahkan simak video saya di:

Mengenai Restu Bias Primandhika

Halo, Saya Restu, seorang insinyur multimedia yang kini juga aktif dalam ranah pendidikan bahasa. Bermusik adalah hobi saya hingga sekarang. Selain itu, saya mempunyai ketertarikan di bidang videography, fotografi dan desain. Disinilah tempat saya berbagi seni visual, musik dan segala pemikiran saya.

1 Komentar:

 

Sponsor